Jemmy & Veronica

Love in Simplicity

Sepertinya Bali memang pantas untuk mendapat predikat Pulau Penuh Cinta. Tidak hanya menjadi saksi dari ikrar cinta dua sejoli atau tujuan foto pre-wedding favorit, kali ini Bali menjadi saksi bisu yang mempertemukan “chemistry” dua insan.

Jemmy dan Veronica tidak sengaja bertemu di Bali dalam acara komunitas anak–anak muda Jakarta, seperti pada umumnya mengawali sebagai teman dan menjaga komunikasi hingga di Jakarta.

Dua tahun rasanya waktu yang cukup bagi mereka untuk memutuskan, menyatukan visi dan mengikat hati sehidup semati. Mereka adalah dua pribadi yang benar–benar berbeda. Jemmy adalah orang yang cukup ekspresif, sebalikanya Veronica sangat tertutup, namun motto “jalani saja..” merupakan salah satu kunci keberhasilan mereka. Perencanaan pernikahan mereka memang tidak semudah yang diharapkan, butuh pengertian dan pengorbanan dari kedua belah pihak untuk mewujudkan itu semua.

 

GALLERY

Ingredients

Venue
: Kompas - Gramedia Function Hall
Bridal
: Yohanes Bridal
Catering
: Gloria catering
Decoration
: by Kompas – Gramedia Function Hall
Photo & Video
: de Caption
MC & Entertainment
: Herly Entertainment
Wedding Organizer
: deVOWed wedding & Event Planner
Wedding Cake
: Libra
Wedding Car
: by Yohanes Bridal

Behind the scene

Veronica adalah client yang dekat dengan kami, banyak yang ia ungkapkan dan tanyakan mengenai persiapan seputar wedding. Mulai dari berpindahnya pilihan dari hotel ke gedung, hingga konsep acara sederhana namun memiliki unsur detail, selalu mengisi hari–hari komunikasi kami dengan pasangan ini. Masih segar dalam ingatan kami saat Vero (panggilan akrab Veronica) datang membawa undangannya dengan rasa panik, karena undangan yang sudah dicetak dan siap disebar harus berubah, diakibatkan tempat dimana mereka akan diberkati, dipakai untuk pameran besar. Tidak ada opsi atau bantuan apapun, bahkan dari panitia pemberkatan mereka.  Rasanya sudah tidak mungkin untuk mencetak undangan baru… akhirnya kami memutuskan untuk memberikan note khusus, tapi itupun belum cukup, karena bahan kertas yang kami gunakan sebagai note tersebut perlu dicari dan mendapatkannya pun cukup sulit. “Nothing is impossible… We did it!” Setiap hal detail, semua perubahan, hingga hal–hal yang mengejutkan.. dapat kami lewati dengan baik. “The Big Day is coming and our King & Queen enjoyed every second of their happiness”.