Irwan & Akhim

"Memory is the treasury and guardian of all things."
Marcus Tulius Cicero

Dua tahun bernaung dalam atap yang sama… it’s office sweet heart J Pasangan sederhana ini bertemu di Singkawang. Saat itu Irwan dipindah tugaskan ke kantor pusat Singkawang. Jauh dari hiruk pikuk kota yang serba memanjakan seperti Jakarta memang sesaat membuat Irwan bosan di kota kecil Singkawang. Namun hal itu cuma sebentar, karena disana Ia menemukan belahan jiwa yang akan mendampinginya seumur hidup.

Diakui oleh kedua pasangan ini, tidak ada kisah romantis. Mereka menjalani hubungan yang sederhana dan saling mengerti satu sama lain. “Dia pemalu sekali, ga ada kamus melamar…” ujar Akhim saat ditanya kesan saat dilamar. Uniknya jodoh memang pasti bertemu, tanpa perencanaan atau cara khusus, restu dan permintaan untuk menikah langsung mereka kantongi disaat silahturahmi Akhim ke keluarga  Irwan di Palembang. “Mamanya meminta kami menikah saat itu…” ujar Akhim tersipu.

Kecocokan, saling pengertian, dan restu sudah didapat. Dengan modal itu mereka pun memantapkan diri untuk masuk ke kehidupan baru.  Berjalan dengan mata haru dan diiringi dengan restu dari setiap keluarga yang hadir ketika memasuki gereja menuju altar suci, Irwan dan Akhim akhirnya berjanji untuk setia sehidup semati di hadapan Tuhan hingga maut memisahkan.

Gallery :

Ingredients

Venue
: Sol Marina Serpong
Bridal
: Berrezio
Catering
: in house
Decoration
: Blessing Decoration
MC & Entertainment
: deVOWed Entertainment
Wedding Organizer
: deVOWed Planner
Wedding Cake
: WhitePot Wedding Cakes
Others
: HARRY'S PALMER Fashion & Tailor

Behind The Scene :

It was a day of Bliss!!!

Pasangan ini mengaku bahwa mereka tidak punya tema khusus.  Mereka hanya memikirkan dan membayangkan sebuah pernikahan yang sederhana namun dihadiri sepenuhnya oleh keluarga dan kolega dekat yang sangat mereka hargai.

Tidak sama seperti pasangan lainnya, yang memiliki pakem – pakem pernikahan, mereka mempercayakan semuanya kepada tim wedding organizer. Kami memaklumi karena jarak dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk membuat mereka mencurahkan seluruh tenaga dan waktu. Keduanya harus tetap beraktivitas di Kalimantan, sementara semua vendor pernikahan dipilih di Tangerang. Praise to God, semuanya berjalan dengan lancar.

Mereka memilih tempat yang sederhana namun romantis dengan tetap memberikan ruang terbuka untuk membuat para tamu yang hadir betah berlama- lama disana. Acara berjalan dengan begitu smooth. Kegiatan dari pagi hingga acara resepsi sesuai dengan jadwal dan berjalan penuh kooperatif. Kami dan tim begitu salut tidak hanya dengan kedua sejoli ini, tapi juga dengan keluarga mereka yang mendukung dengan sepenuh hati  dan  cinta. Apresiasi yang luar biasa karena mereka datang dari luar daerah namun begitu kooperatif.

Detik – detik menjelang resepsi yang digelar di malam harinya memang cukup menegangkan, hujan dan angin kencang sempat membuat seluruh tim dan berbagai pihak cemas. Rasa syukur dan kagum karena ketulusan dan niat mereka untuk tetap melanjutkan acara juga ikut membius para tamu. Para tamu yang tadinya menyebar jadi ikut fokus dan menyambut kedatangan mereka. Thanks God again, hujan pun berhenti saat mereka melangkah menyusuri rose petal menuju ruang resepsi.

Deretan acara pemotongan kue, hingga sessi photo selesai tak hentinya diwarnai rona bahagia dari Irwan dan Akhim. Suasana dan warna – warna pastel yang menghiasi ruangan resepsi menjadi lebih hangat berpadu dengan senyum dan restu seluruh undangan.

 

Testimony :